Monday, April 23, 2018

Penyakit Menular Seksual yang Perlu Kamu Hindari!

| | 0 comments


Penyakit menular seksual atau PMS merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, dan jamur yang menyerbar melalui hubungan seks. Meski dapat dialami oleh pria dan wanita, penyakit ini lebih banyak menghinggapi wanita.

Tidak hanya disebabkan oleh seks bebas, penyakit menular seksual bahkan tetap dapat dialami oleh mereka yang sudah menikah. Jika diderita oleh wanita hamil, penyakit ini ikut membahayakan kesehatan janin.

Itulah mengapa menghindari seks bebas dan memastikan kesehatan pasanganmu sebelum menikah merupakan hal yang penting. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit menular yang umumnya terjadi dan perlu kamu hindari.

1. Gonore
Penyakit menular seksual jenis ini tergolong menakutkan karena dapat muncul tanpa kamu sadari. Bahkan sebagian besar dari penderita tidak mengalami gejala apapun. Penting untuk mengetahui gejalanya agar tidak terlambat.

Gejala gonore yang muncul pada pria adalah keluar cairan berwarna kuning, hijau, atau putih dari ujung penis, nyeri pada bagian testis, dan timbulnya rasa terbakar atau sakit ketika buang air kecil.

Sedangkan pada wanita, gonore biasanya timbul dengan adanya perdarahan setelah atau saat berhubungan intim, rasa terbakar, atau sakit pada saat buang air kecil.

Selain itu, penderita wanita akan mengalami keputihan berwarna hijau atau kuning, serta sakit pada bagian perut bawah setelah atau saat berhubungan intim. Darah menstruasi dapat keluar lebih deras atau sangat banyak, serta muncul perdarahan di luar periode haid.

2. Klamidia
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penularannya dapat terjadi melalui seks anal, seks oral, dan melalui kontak organ intim. Bahkan, ibu hamil dapat menularkan klamidia pada bayi dalam proses persalinan.

Adapun gejala yang muncul pada pria adalah adanya cairan yang keluar dari penis, testis bengkak dan sakit, rasa panas yang muncul saat buang air kecil, dan rasa gatal atau terbakar pada bagian pangkal penis. nyeri atau perdarahan pada bagian dubur juga bisa terjadi.

Pada wanita, gejala yang muncul dapat berupa sakit pada saat berhubungan intim, keputihan dengan bau busuk, dan rasa terbakar ketika buang air kecil.

Jika kondisi semakin memarah, kamu umumnya akan mengalami demam, nyeri saat berhubungan seks, mual, dan perut bagian bawah terasa sakit.

3. Kutil Kelamin
Kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang paling umum terjadi dan disebabkan oleh virus HPV atau Human Pavillomavirus. Kehadirannya ditandai oleh adanya kutil di sekitar alat kelamin seperti leher rahim, bibir vagina, kantung testis, penis, bagian dalam anus, dan paha atas.

Kamu bisa berisiko terinfeksi kutil ini jika berhubungan seks di usia muda, melakukan seks bebas dengan banyak pasangan, dan melakukan seks oral. Penyakit ini bahkan dapat ditularkan melalui sentuhan kulit.

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kutil kelamin. Antara lain, menggunakan laser, cryotherapy, obat oles, elektrokauter, atau operasi.

4. Herpes Genital
Herpes genital bisa ditandai dengan adanya lepuh yang cukup menyakitkan pada kulit. Rasa sakit terutama akan muncul pada saat buang air kecil. Gatal-gatal juga akan turut menyertai.

Berbeda dengan kulit kelamin, penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks yang menyebar melalui hubungan seks. Jika kamu terinfeksi herpes genital, gejala umumnya akan muncul beberapa hari setelah terjangkit virus tersebut.

Meski herpes genital tidak dapat diobati, gejalanya masih bisa dikontrol dengan obat antivirus. Obat ini akan membantumu untuk mempersingkat atau mencegah kambuhnya penyakit ini.

0 comments:

Post a Comment

 
Twitter Facebook Dribbble Tumblr Last FM Flickr Behance